Archive for the ‘diary diare’ Category

I miss u mom

Posted: Februari 25, 2012 in diary diare, unek - unek author

Tiap hari hanya berisi penyesalan. Penyesalan yang tidak berguna, penyesalan yang sia – sia…

tiap hari jika teringat dengan mu hatiku seperti diiris. Sakit. Jika saat itu aku tau itu hari terakhirku melihatmu aku akan melakukan semuanya untuk membuatmu bangga dn tersenyum padaku. Bahkan Allah tidak member 1 jam terakhir untuk memeluknya dan berkata “mama… aku mencintaimu, maafkan aku,”

jika di pikir lagi, kenapa ia pergi di saat aku masih terlalu muda. Aku masih terlalu bodoh untuk mengetahui dunia luar tanpa omelan yang terkadang sangat menyebalkan keluar dari mulutmu itu. Sekarang aku sangat merindukannya. Pernah suatu hari aku meminta pada Allah agar aku hidup sendiri tanpa ada dirimu yang setia mengomentari setiap tingkah lakuku, dan sekarang terkabul. Bingo!

Kau tidak bisa membayangkah betapa kesepiannya diriku. Mengunci pintu merenung sendri, sepi sekali. Terkadang aku menyalakan laptop atau tv ku hingga larut malam untuk mengusir kesepianku. Dulu sering sekali dia mengomel karena lebih dari jam 10 aku masih menonton tv. Sekarang siapa yang peduli walau aku tidak tidur sama sekali? Nobody care with me. Ironi.

Melihat betapa luas ranjangku sekarang, dan tidak melihatnya mendominasi ranjangku. Aku sangat merindukan belaian tangan keriputnya yang membelai lembut rambutku. Suara lembut sampai kasar saat aku sulit untuk di bangunkan. Saat ramadhan tiba sebuah suara lembut membangunkanku. Aku tidak mungkin bisa melupakannya, “putri… bangun… hampir isyak lho,”

Semua kenangan itu ingin sekali aku lupakan. Sampai – sampai jika ada seseorang membicarakannya aku menghindar atau mengalihkan pembicaraan. Terkadang ia solat hingga larut malam, setiap subuh ia terbangun untuk solat. Dia selalu berdoa. Dan aku masih pura – pura terdidur. Tapi aku tau ada namaku di sebut.

Aku tidak pernah menangis di hadapannya. Aku tidak pernah ingin terlihat lemah di depannya. Namun aku sebenarnya menangis. Menangis sangat keras. Tapi tak ada yang mendengarnya. Penyakit yang sudah 10 tahun menggerogoti tubuhnya yang makin hari semakin kurus. Nafasnya yang semakin pendek. Keluhannya yang seperti membakar hatiku.

Kenapa harus aku? Kenpa bukan orang lain saja yang mengidap penyakit itu! Dan jangan mama ku!

Tidak adil. Di saat semuanya memeluk ibunya di hari ibu. Berlomba – lomba mengungkapkan rasa cintanya pada ibunya. Aku malah berpura – pura tidak mengingat hari itu. Aku tidak pernah berbohong pada orang kalau aku sudah tidak memiliki ibu, aku hanya mengatakan kalau aku tau dan ibuku aku berdoa untuk ibuku sebagai hadiahnya.

Jika waktu bisa di putar, jika semua kebodohan dan kesalahanku padanya bisa di hapus. Jika dia ada disisku sekali lagi. Jika dia ada untuk mengomeliku saja. Jika ada 49 hari terakhir sebelum ia pergi, aku akan mengumpulkan air mata semua orang yang ada di dunia ini. Jika  aku bisa memijitnya untuk terkhirkali aku akan melakukan yang terbaik. Jika ia datang untuk memelukku sekali lagi saja……

I miss u so bad, my mother.

 

Aku memang gak bisa kenapa terus di paksa, mungkin ini akuyang salah pilih jurusan. Kepana aku asal aja masuk ipa padahal kemampuan ku gak seberapa… aku tau ako bodoh kenapa waktu itu aku merengek pengen masuk ipa? Bahkan sampai – sampai aku membuat syukuran kecil pas aku masuk ipa. Apa segitu hebatnya bisa masuk kelas ipa? Apa hebatnya? Emang udah WOW gitu ya klo bisa masuk kelas yang isinya rumus- rumus dari luarangkasa itu ya? Apa sehina itu kalau kita masuk  kelas ips? Apa masuk ipa menjamin kita buat punya masa depan lebih cerah? ENGGAK KAN???

Ya Allah kenapa aku bisah jalur gini? Aku bener – bener tersesat sekarang. Aku gak tau diri aku gak tau kemampuanku sampai mana tapi aku main nekat aja. Sekali salah jurusan gini ini udah ngerubah jalan hidupku banget. Mana mungkin aku bisa bertahan dalam situasi kayak gini? Aku lama – lama bisa gila tau gak?‼!

Terlebih dengan guru yang sifatnya ditaktor semacam guru matematikaku, dia selalu menuntut semuanya menjadi sempurna seperti yang di inginkan. Apa dia gak capek? Aku capek lahir batin tau gak‼

Kalo tau bakal menderita gini dulu aku masuk kelas ips aja. Ya allah andai waktu bisa di putar.

suatu hari hiduplah seeokr kura – kura, dia sangat tidak menarik. jalannya lambat dan berpikirnya pun lambat. Banyak sekali yang tidak mau berteman denganya. dia kadang merasa kesepian, sendiri dia merenung di ujung telaga. Menatap indahnya langit biru sendiri. sampai kapan kura -kura jelek dan lambat itu akan sendirian? kadang ia merenung dan meratapi nasip buruknya itu. Terasa ia menangis, tanpa mengeluarkan suara.

I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
When I feel that I’m getting tired of looking me exhausted,

Saat melihat keindahan danau sendirian ada seekor kuda menghampirinya, kuda itu tampak sangat gagah dan punya senyum yang manis juga ramah, tentunya kuda itu sangat cepat dan tidak ada bandingannya dengan si kura – kura itu. kuda itu mengulurkan tangannya pada kura – kura itu dan mengatakan bahwa ia ingin berteman denganya.

sekarang tidak ada kura – kura kesepian lagi, sekarang ia punya seorang sahabat yang bai hati yaitu kuda. saat kura – kura sesulitan berjalan kuda selalu membantunya. kuda juga sangat aktif dan populer di kalangan binatang lainnya, dia sangat sempurna namun entah apa yang membuatnya ingin berteman dengan kura – kura. Mereka berdua bersahabat dan saling berbagi suka dan duka bersama. kuda selalu membela dan melindungi kura – kura saat binatang lain menindasnya.

Kura – kura sangat mempercayai dan menganggap kuda adalah hewan paling baik di dunia, bahkan dia mengaggap bahwa kuda itu adalah malaikat.

Suatu hari kura -kura melihat kuda di suatu pertemuan penting, dia dengan bangga berteriak dan menyapa kuda. Namun kuda begitu acuh dan sombong kepada kura – kura, kuda terlihat sangat akrab dengan beberapa hewan lainnya. Hal ini adalah pertanda retaknya persahabatan mereka. entah mengapa sekarang kura – kura menganggap hubungannya dengan kuda sudah tidak istimewa lagi. lama – kelamaan mereka menjauh dan semakin jauh. Dan mereka mengambil jalannya masing – masing. walau kura – kura sering bersedih karena lagi – lagi ia harus sendirian dan kesepian lagi.

sekarang kura – kura bodoh itu sadar ia tidak pantas memiliki sahabat seperti kuda yang sangat sempurna itu. Dan kura – kura itu akan berusaha mencari seorang teman yang mau menerimanya apa adanya, dan tidak akan melepaskannya lagi. Dia berjanji akan meneruskan hidupnya kembali, meskipun dia banyak kekurangan dia akan berusaha. walau jalannya lambat namun ia gigih dan tangguh berjalan terus ke depan. Semoga kura – kura akan hidup bahagia dan mencapai mimpinya. dan kura – kura itu adalah AKU.

story by twitter @KimRyeMi

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

SAD birthday T.T

Posted: April 2, 2011 in diary diare, unek - unek author

hari ini gw ulang tahun…

tadinya gw pikir bakal seneng banget…

secara…

(lebih…)